√ Cara Melatih Kucing Buang Kotoran

Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website Rumahkucing.Co.Id yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Cara Melatih Kucing Buang Kotoran“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…

Cara-Melatih-Kucing-Buang-Kotoran

Melatih hewan agar dapat bersikap seperti yang diharapkan pelatih, dapat diterapkan pada sebagian besar hewan dengan proses belajar yang berbeda-beda. Hewan peliharaan di rumah seperti kucing dan dan anjing adalah satwa yang sama, cara melatih kucing displin buang kotoran potensinya sama besar seperti pelatihan anjing.

Kucing yang dianggap satwa yang lebih dinamis dan lebih bebas dibanding anjing, cara melatih kucing disiplin buang kotoran akan berefek juga pada waktu dan prosesnya. Namun, niat pemilik kucing dan penyayang hewan mendapat hasil maksimal bisa saja terwujud dengan melatih kucing dengan jadwal yang tepat dan tanpa membuat hewan stres.

Naluri kucing sebagai satwa pemburu tidak berbeda jauh dengan anjing. Ras anjing dapat dilatih buang kotoran seperti yang Anda inginkan, maka kucing juga dapat berpola sama. Proses cara melatih kucing disiplin buang kotoran menggunakan metode pelatihan psikologi dan ilmu disiplin lain yang terkait.

Untuk memulai cara melatih kucing disiplin buang kotoran seperti Anda inginkan, pemilik dan penyayang kucing perlu mempertimbangkan usia kucing. Proses pelatihan mendidik kucing dapat dipengaruhi ras tertentu dan usia mereka, misalnya usia kucing yang masih kecil cenderung lebih cepat dan mudah dilatih dibanding kucing dewasa hingga yang tua.

Sarana dan Prasarana yang Dibutuhkan Melatih Kucing buang kotoran di tempat yang Anda inginkan sangat penting dalam proses pelatihan. Untuk melengkapi alat pendukung tersebut, pemilik dan pemelihara serta penyayang kucing bisa belanja di supermarket, toko online khusus hewan dan gerai penyedia kebutuhan hewan seperti pet shop yang mudah ditemukan.

Beberapa alat tersebut dibutuhkan dan dinilai penting agar hasil melatih kucing buang kotoran maksimal dan tidak sia-sia, seperti:

  1. pasir khusus kucing
  2. litter box ukuran sedang atau menyesuaikan ukuran kucing
  3. penempatan litter box yang tepat

DAFTAR ISI :

Artikel Terkait:  √ Perlengkapan dan Aksesoris untuk Kucing

Cara Melatih Kucing Buang Kotoran

Berikut ini terdapat beberapa cara melatih kucing buang kotoran, yaitu sebagai berikut:


  1. Pasir khusus kucing

Pasir khusus kucing disarankan tersedia jika Anda menginginkan kucing disiplin buang kotoran. Ketersediaan pasir khusus tersebut mendorong kucing lebih nyaman buang kotoran tidak sembarangan di dalam rumah. Untuk membeli pasir khusus kucing ini, Anda bisa bertanya langsung ke penjual atau mendapat informasi untuk ras kucing tertentu.

Litter box atau kotak khusus kucing perlu disiapkan bagi mereka tatkala ingin buang kotoran. Litter box merupakan tempat atau wadah yang diisi dengan pasir khusus kucing agar mereka pergi kesana saat ingin pub. Litter box yang baik digunakan untuk buang kotoran, pilih yang relatif besar agar mereka nyaman.


  1. Tempatkan litter box dengan tepat

Jika kedua sarana dan prasarana tersebut tersedia, hal penting lain yang tak bisa disepelekan adalah penempatan litter box yang tepat. Meletakkan litter box secara sembarangan akan membuat kucing enggan disiplin buang kotoran.

Penempatan litter box perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti:

  1. lokasi tidak mudah dilihat hewan lain
  2. akses yang mudah dicapai oleh kucing bersangkutan

3. Jaga agar kotak kotorannya tetap bersih

Kucing tidak akan mau menggunakan kotak kotoran yang kotor, dan mungkin memilih buang hajat di seluruh bagian rumah.

  1. Kenakan sarung tangan karet saat menangani kotoran kucing, untuk memperkecil risiko terkena toksoplasmosis.
  2. Bersihkan kotoran serta tumpukan alas air seni dari kotak kotoran setiap hari. Cuci tangan secara menyeluruh setelah Anda menanganinya, bahkan jika Anda mengenakan sarung tangan.
  3. Lakukan pembersihan menyeluruh sekali seminggu. Hal ini mencakup membuang alas kotoran yang lama, mencuci kotak dengan detergen lembut, membilas sabunnya secara menyeluruh, membersihkan kotak dengan komplet, dan menuangkan lapisan alas segar yang baru. Anda hanya boleh menambahkan alas setebal sekitar lima hingga tujuh sentimeter saat mengisi ulang kotak kotorannya.

4. Gunakan kotak kotoran yang akan disukai kucing Anda

Ada berbagai jenis kotak kotoran untuk kucing, yang dibuat dari berbagai tipe bahan yang berbeda. Faktor terpenting adalah mencari kotak yang ingin digunakan kucing Anda. Kebanyakan kucing memilih kotak kotoran yang tidak beraroma dan menggumpal. Meski demikian, kucing Anda mungkin punya selera berbeda, terutama jika ia diadopsi dan menjadi terbiasa terhadap sesuatu di rumah sebelumnya. Lihat apa yang membuat kucing Anda merespons dan sesuaikan dengan baik.

  • Tipe kotak kotoran yang paling umum adalah yang dari tanah liat, gumpalan, kristal/gel silika, dan kotak kotoran yang bisa terurai secara biologis.
  • Ganti kotak kotoran secara bertahap daripada sekaligus, untuk meminimalisir rasa terkejut dan kebingungan pada kucing ada.
  • Campurkan sedikit alas kotoran dengan alas kotoran lama setiap hari, selama tiga hingga lima hari. Jika Anda mengganti alas kotoran secara bertahap, kucing tidak akan menyadari perbedaannya.
  • Jika kucing Anda terus buang hajat di tanaman berpot, ia mungkin lebih memilih menggunakan tanah daripada alas kotoran. Hal ini terutama bisa menjadi masalah bagi kucing yang terbiasa hidup di luar ruangan. Cobalah mengisi kotak kotoran Anda dengan tanah tumbuhan dan lihat apakah kucing akan menggunakannya.
Artikel Terkait:  √ Cara Agar Kucing Tidak Kabur dari Rumah

5. Hadiahi kucing Anda jika ia menggunakan kotak kotoran

Puji dirinya dengan segera setelah ia buang hajat di kotak tersebut. Hal ini akan mengembangkan kebiasaan positif dan mengajarkan dirinya bahwa kotak tersebut adalah tempat yang benar baginya untuk buang hajat.


6. Jangan hukum kucing jika ia buang hajat di luar kotak kotoran

Pembelajaran negatif tidak akan berhasil, dan malah mungkin bisa membuat kucing Anda menghindari kotak tersebut.

  1. Jika kucing buang hajat di luar kotak, Anda harus segera mencuci permukaan tempatnya buang hajat dengan pembersih berbahan dasar enzim yang bisa menetralkan bau. Jika kucing Anda bisa mencium aroma urin di karpet, ia mungkin mulai menghubungkan titik pada karpet tersebut dengan kebiasaan buang hajat.
  2. Jika kucing melewati kotoran di luar kotak, ambil kotoran tersebut (dengan handuk kertas atau sarung tangan) dan masukkan ke dalam kotak kotoran. Hal ini akan memberikan petunjuk bagi kucing Anda agar kali berikutnya ia menggunakan kotak kotoran.
  3. Cobalah membuat area buang hajat yang salah menjadi tidak terlalu diinginkan oleh kucing Anda. Jika kucing punya bagian rumah yang biasanya menjadi lokasi ia membuang hajat alih-alih melakukannya di dalam kotak kotoran, rentangkan lembaran perak atau dobeltip pada lokasi tersebut agar ia tidak buang air di sana.

7. Cobalah melatih kucing dengan mengurungnya sebagai pilihan terakhir

Jika kucing memiliki kecenderungan kuat untuk menghindari kotak kotoran dan tidak ada cara melatihnya yang berhasil, Anda bisa mengurungnya dalam sebuah ruangan bersama kotak kotoran. Ia mungkin akan memahami bahwa ia harus menggunakan kotak tersebut.

  • Cara ini hanya boleh digunakan sebagai pilihan terakhir, saat tidak ada cara lain yang berhasil.
  • Jangan kurung kunci pada ruangan kecil dalam jangka waktu yang lama. Hal ini adalah tindakan yang kejam.
  • Pastikan kucing Anda punya makanan, air, dan ranjangnya di dalam ruangan, selain kotak kotoran. Tempatkan kotak kotoran pada sisi ruangan yang berlawanan dengan tempat makanan, air, dan tempat tidurnya.
  • Jika ia buang air di atas lantai, ambil kotoran dan masukkan ke kotaknya agar ia bisa mendapatkan tanda untuk kembali ke tempat yang benar. Jika kucing Anda senang buang air pada lapisan substrat, seperti tanah atau karpet, dan menolak menggunakan kotak kotoran, maka masukkan substrat di dalam kotak tersebut. Jika diperlukan, belilah beberapa lapis potongan karpet dan tempatkan di dalam kotak. Setelah kucing menggunakan kotak dengan karpet di dalamnya, mulailah memercikkan kotoran kucing di atas karpet tersebut agar ia tahu. Ganti karpet yang sudah basah dengan karpet baru di dalam kotak.
Artikel Terkait:  √ Cara Agar Kandang Kucing Tidak Bau

Proses Cara Melatih Kucing Disiplin Buang Kotoran

Kucing yang ingin pup tidak langsung keluar begitu saja, mereka memberi tanda yang bisa Anda kenali. Hal ini penting dengan melihat tanda-tanda kucing akan pup, pemilik hewan peliharaan bisa bergegas memindahkan mereka ke tempat yang disiapkan sebelumnya.

Sebelum mengangkat kucing ingin pup, pastikan sudah mengenal pribadi kucing dan cara mengangkat kucing yang benar agar tidak membuat mereka merespon dengan aksi tidak pernah Anda bayangkan.


Tanda dan Gejala Kucing Akan Pup

kucing akan pup memberi tanda dengan sikap yang mulai mencari tempat tersembunyi. Gerakan lainnya seperti tangan kucing mengaruk dengan ritme cepat di lokasi yang akan jadi tempat pup.

Untuk kucing yang berusia lebih dewasa dan tua, umumnya mereka akan mengendus tempat untuk mengidentifikasi tempat. Jika tempat tersebut terdapat aroma khas milik mereka, biasanya dilakukan disana.

Mendapat tempat yang tepat, respon kucing memulai mengangkat bagian belakang lebih tinggi dengan posisi kaki melebar.

Proses cara melatih kucing disiplin buang pup inilah perlu Anda ketahui, beberapa catatan penting tersebut akan digunakan mendisiplin mereka buang kotoran. Hal lain yang dapat Anda ingat adalah jam mereka.

Dengan mengetahui jam pup mereka, Anda bisa mengangkat kucing ke tempat yang tersedia untuk buang kotoran.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “Wajib Tahu! 7 Cara Melatih Kucing Buang Kotoran di Pasir

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya: