√ Cara Mengatasi Kucing Trauma dengan Terapi

Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website Rumahkucing.Co.Id yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Trauma Pada Kucing“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…

Cara-Mengatasi-Kucing-Trauma-dengan-Terapi

Teman-teman yang terkasih, semua penulis yang saya suka. Seperti biasa, penulis akan memberikan wawasan tentang hewan peliharaan pada kesempatan ini, yang tentunya sangat bermanfaat sebagai pengetahuan dan panduan tambahan untuk perawatan sehari-hari.

Kali ini, penulis akan membahas 13 opsi untuk menangani kucing trauma secara detail. Tentu saja, kucing terkadang mengalami sesuatu yang membuat mereka takut, misalnya dengan benda, kucing lain, atau benda tertentu yang telah melukai mereka untuk membebani mereka dan terus takut bahwa mereka dekat atau menemui penyebab trauma.

Tentu saja, sebagai pemilik, Anda perlu memulihkan kepercayaan diri dan menyembuhkan trauma agar ia dapat bekerja dengan bahagia dan aktif sepanjang hari.


Cara Mengatasi Kucing Trauma dengan Terapi

Berikut ini terdapat beberapa cara mengatasi kucing trauma dengan terapi, terdiri atas:


1. Pahami Cirinya

Sebelum itu, teman saya perlu memahami terlebih dahulu apa saja gejala kucing yang mengalami trauma pada benda atau benda tertentu. Secara umum, ini bisa dilakukan dengan sikap yang berubah yang menjadi lebih tenang dan kurang selera. Kucing memiliki ingatan yang tajam sehingga mereka dapat dengan mudah mengingat ketika mereka mengalami sesuatu yang menyedihkan atau menyenangkan.

Artikel Terkait:  √ Cara Mengatasi Perut Kucing Kembung

Kucing yang trauma dengan sesuatu terus menghindari atau takut jika mereka dekat dengan penyebab trauma. Ini dilakukan untuk melindungi diri Anda, karena mereka memiliki naluri binatang untuk apa pun yang tidak nyaman atau berbahaya bagi mereka.


2. Cari tahu penyebabnya

Jika kucing Anda memiliki gejala-gejala ini, cari tahu terlebih dahulu apa yang membuat mereka stres. Ini dapat ditandai dengan perubahan postur ketika menjadi agresif atau cemas di sekitar objek tertentu, mis. B. dekat sapu karena dia dipukul dengan sapu sekali.

Atau dia menghindari dan menakuti seseorang karena dia mungkin diperlakukan tidak baik oleh orang itu. Jika Anda tahu penyebabnya, beri dia terapi agar ketakutannya menghilang dan dia bisa menghilangkan ketakutannya pada penyebabnya.


3. Jauhkan dari penyebab trauma

Untuk menghindari membuatnya semakin cemas, pertama-tama singkirkan barang-barang atau hal-hal yang menyebabkan trauma membuatnya tetap tenang dan memberinya waktu untuk terbiasa dengannya. Misalnya, jika terhubung ke sapu karena dipukul dengan sapu, pertama-tama hapus item dari itu.


4. Sediakan mainan yang menyerupai penyebab trauma

Untuk secara bertahap menghilangkan rasa takutnya, ajarkan dia untuk menyingkirkan rasa takutnya dengan memberinya mainan dalam bentuk benda palsu yang menyebabkan dia mengalami trauma dengan kekuatan yang lebih lemah. Misalnya, sapu buatan kecil yang tidak berbahaya baginya mendekat sehingga ia bisa bermain dengannya. Secara umum, dia akan merusak dan menggores objek karena dia takut atau karena dia merasa bahwa dia sekarang dapat mengalahkannya.


5. Sering Ajak Keluar Rumah

Jangan membatasi kucing yang mengalami trauma di rumah, ia akan menjadi penyendiri dan trauma yang akan berlangsung lebih lama. Hanya berjalan-jalan di rumah sebelah untuk bersenang-senang dan melupakan trauma. Juga termasuk mainan yang menyerupai penyebab trauma sehingga perlahan-lahan menjadi kurang takut pada benda-benda ini.

Artikel Terkait:  √ Cara Membersihkan Gigi Kucing

6.Latih Rasa Percaya Diri

Tetap kencangkan dengan benda buatan yang membuatnya takut. Jika dia bisa mengalahkannya, dia percaya diri dan perlahan-lahan kehilangan trauma. Berikan contoh dengan menyentuh dan mendekatkannya, dan buktikan bahwa objek itu normal dan tidak melukai sama sekali.


7. Beri teman yang nyaman

Beri dia teman baik yang sayang atau kucing lain dengan usia dan tinggi yang sama. Dia akan bermain bersama lebih sering sampai dia melupakan trauma dan menjadi lebih bersemangat. Ia akan sibuk dengan kesenangan dan tidak lagi takut atau memikirkan hal-hal yang membuatnya trauma.


8. Berikan multivitamin

Multivitamin tidak hanya baik untuk fisik, tetapi juga untuk kesehatan mental kucing. Misalnya, vitamin B kompleks pada kucing multivitamin yang memberi perasaan tenang dan meningkatkan nafsu makan, serta vitamin A, yang juga baik untuk kesehatan mata dan otak.


9. Dekatkan dengan Penyebab Trauma Secara Berkala

Jika ia tidak takut dengan mainan yang menyerupai penyebab trauma, perlahan-lahan bawalah dia lebih dekat ke benda yang membuatnya trauma dan tunjukkan bahwa benda itu tidak berbahaya dengan menyentuh atau menginjaknya dan tubuh kucing di atasnya.


10. Ajak untuk bermain

Juga memintanya untuk bermain dengan benda yang menyebabkan trauma. Dia akan bahagia dan lupa bahwa itu menyakitinya. Ketika terhubung ke sapu, ia bermain dengan sapu, tetapi ketika ia takut makhluk hidup, seperti ular atau hewan lain, ia bermain dengan benda buatan yang tidak memiliki kekuatan.


11. Kebutuhan nutrisi tidak mencukupi

Kebutuhan gizi yang tidak memadai dari makanan bergizi, kondisi traumatis dan perut lapar atau kekurangan gizi tentu akan memperburuk rasa sakit. Beri dia makanan kaya protein dan kaya vitamin, seperti daging sapi rebus atau ayam sehat.

Artikel Terkait:  √ Cara Mengatasi Kucing Agresif

12. Berikan perawatan yang baik

Jangan pernah berteriak pada kucing yang trauma, kawan, karena itu akan membuatnya lebih agresif dan curiga pada orang lain, atau sebaliknya, ia akan menjadi kucing yang pasif, tidak aktif, dan pemalu. Perlakukan dia dengan kasih sayang, berikan semua yang dia butuhkan, dan berinteraksi langsung.


13. Hindari trauma berulang

Jika ia pulih dari trauma, ia harus mencegahnya menjadi trauma yang sama. Misalnya, jika ia dipukul dengan sapu sampai trauma, jangan biarkan itu terjadi lagi. Jika dia takut ular, batasi lingkungan game agar dia tidak berlarian bebas untuk bertemu spesies berbahaya.

Ternyata gampang merawat kucing yang trauma, sobat? Semoga bermanfaat bagi siapa saja yang sudah membaca. Jangan lupa untuk selalu membaca artikel di situs web kami sehingga Anda selalu memiliki pengetahuan luas tentang dunia hewan dan hewan peliharaan. Terima kasih sudah membaca, sampai jumpa di artikel selanjutnya.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “13 Cara Mengatasi Kucing Trauma dengan Terapi

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya: