√ Ciri-Ciri Kucing Birahi

Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website Rumahkucing.Co.Id yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “15 Ciri-Ciri Kucing Jantan & Betina Birahi Berat Siap Kawin“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…

Ciri-Ciri Kucing Birahi

Seekor kucing betina yang tidak dikebiri (dimandulkan) akan menjadi dewasa secara seksual antara usia 5 ½ dan 12 bulan, tergantung pada seberapa baik dia diberi makan dan usia kucing itu sendiri. Tidak seperti kucing liar di luar sana yang harus bersaing untuk mendapatkan makanan dan merasakan kedinginan pada musim dingin, kucing peliharaan memiliki keistimewaan dengan mendapatkan banyak makanan dan penerangan.

Hal ini berpengaruh terhadap musim kawin kucing-kucing tersebut. Kucing liar memiliki musim tertentu untuk kawin, dengan anak kucing yang lahir pada musim semi dan awal musim gugur, sedangkan kucing peliharaan Anda bisa memiliki musim kawin setiap saat, dan mungkin akan memilikinya setiap tiga sampai empat minggu.

Perilaku kucing ketika sedang berahi bisa mengkhawatirkan jika Anda tidak dapat mengenali penyebabnya, namun petunjuk di bawah ini akan memudahkan Anda untuk mengenali apakah kucing Anda sedang dalam masa berahi atau tidak.

Ciri-Ciri Kucing Jantan dan Betina Birahi

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri kucing jantan dan betina birahi, terdiri atas:


a. Kucing Jantan

terdiri atas:

  1. Mengeong terus menerus dengan nada ngeong yang berat, terutama pada malam hari, dan suara meongnya terkadang menggangu waktu istirahat pemilik. Suara mengeongnya kalo terdengar oleh betina birahi berat, sibetina langsung gelisah disertai posisi ON kimpoy.
  2. Suka mendekati kucing betina, dan apabila sudah jatuh cinta, tidak mau jauh dari sibetina (kayak manusia saja ya Teman meong).
  3. Menjadi lebih agresif terhadap betina, agresif ingin kimpoy.
  4. Sering ingin kabur dari rumah atau kandang, jika tidak kunjung ketemu lawan jenis. Hati-hati ya Teman meong, bisa-bisa kucing kesayangan kamu gak pulang karena kepincut sama sibetina atau malah dicuri orang.
  5. Spraying, istilah mudahnya, kencing sembarangan untuk memanggil betina, dan bau pesing (mending kalo wangi orange atau lemon, dan kalo saya pikir-pikir ini kucing ngapain ya spray sembarangan, toh sibetina yang birahi atau tidak, sikapnya tetap cuek aja thu kayak ikan cuek).
Artikel Terkait:  √ Menjinakkan Kucing Pemalu

b. Kucing Betina

terdiri atas:

  • Perilaku kucing yang gelisah.
  • Nafsu makannya menjadi berkurang.
  • Bila di sentuh atau dielus dibagian punggung, tepatnya diatas pangkal ekor, ekornya akan naik melengkung kesamping badannya, bokongnya posisi menungging dan kalo sudah birahi berat akan disertai juga dengan kakinya yang seperti tampak berjalan ditempat.
  • Sifat kucing yang berubah lebih manja dan sering meggesek-gesekkan badannya kepada pemiliknya.
  • Sebagian, ada yang sering mengeong dan suarang mengeongnya jadi lebih berat.
  • Bulunya terlihat lebih bersinar. Badannya bulat, mungkin kalo istilah manusia, badannya jadi lebih semok atau seksi.
  • Gerak-geriknya jadi lebih lincah.

Ciri-Ciri Kucing Birahi Siap Kawin

Berikut ini terdapat beberapa ciri-ciri kucing birahi siap kawin, terdiri atas:


  1. Dengarkan suara mengeongnya yang khas

Istilah lain untuk kucing yang sedang berahi adalah “mengeong dengan suara khas.” Ketika sedang berahi, kucing betina menjadi sangat berisik dan akan sering berjalan di sekitar atap rumah. Suara berisik ini dapat terdengar seperti suara sedih, menangis sedih, dan dapat menjadi keras dan mengeongnya akan cukup lama sehingga akan membuat Anda terjaga di malam hari.

  • Jika kucing Anda memang biasanya mengeong terus-terusan sepanjang waktu, suara berisik seperti ini tidak selalu merupakan tanda bahwa kucing Anda sedang berahi.
  • Bila kucing sedang mengeong dengan khas, suara mengeongnya biasanya menjadi jauh lebih keras dan lebih lama, dan terjadi bersamaan dengan perilaku lain yang tercantum di bawah ini.

  1. Amati perilaku gelisah kucing

Perilaku gelisah dan seolah-olah tidak mampu untuk melakukan sesuatu merupakan karakteristik dari kucing betina yang sedang berahi. Kegelisahan ini biasanya terjadi pada saat yang sama ketika dia sedang mengeong dengan suara khas.


  1. Kucing mengharap kasih sayang yang lebih dari pemiliknya

Seekor kucing betina ketika sedang berahi sering kali terlihat jauh lebih manja dari biasanya. Jika kucing Anda biasanya terlihat cuek-cuek saja, perilaku ini akan berubah ketika kucing sedang berahi.

  • Ketika sedang berahi, kucing Anda akan menggesek-gesekan badannya di sekitar pergelangan kaki Anda secara terus-menerus seakan-akan ingin menunjukkan kalau dia akan berada dalam keadaan bahaya jika Anda mencoba untuk berjalan.
  • Perilaku ini juga akan terlihat dari cara dia menggesek-gesekkan pipi dan dagunya (di mana kelenjar baunya berada) pada furnitur, dan terutama pada pintu masuk dan pintu keluar seperti pada kusen pintu.
  • Ketika sedang berahi, aroma tubuh kucing berubah secara halus, dan dia senang menebar aroma di sekelilingnya ini untuk memberi tahu kucing jantan agar datang kepadanya.

  1. Perhatikan ekor kucing Anda

Sebuah tanda khas kucing siap untuk kawin adalah refleks ekor yang melengkung. Hal ini akan terlihat ketika Anda menggosok punggung bawahnya, terutama di atas tulang panggul dan pangkal ekor, kucing betina akan mengangkat pantatnya dan menggerakkan ekornya ke satu sisi. Refleks ini adalah cara kucing betina untuk membuat kucing jantan mengakses alat kelaminnya dengan lebih mudah untuk kawin.

Artikel Terkait:  √ Jenis Kucing Berbulu Panjang

  1. Amati gerakan kucing yang merangkak

Ini adalah perilaku di mana kucing meletakkan seperempat badan bagian depannya ke tanah sementara pantatnya diangkat ke udara, dan kemudian merangkak di sepanjang lantai.


  1. Lihat gerakan kucing yang mengguling-gulingkan badannya

Beberapa kucing betina ketika sedang berahi akan mengguling-gulingkan badannya dan terlihat meratap pada waktu yang sama. Jika Anda tidak dapat mengenali perilaku kucing yang seperti ini adalah hal yang sepenuhnya wajar meskipun terkadang perilaku kucing tersebut dapat menyebabkan Anda khawatir, dan membuat Anda menelepon dokter hewan Anda dengan panik. Namun, harap diingat, ini bukan tanda bahwa kucing Anda sedang sakit.


  1. Lihat gerakan kucing yang menjilat-jilat secara berlebihan

Ketika kucing sedang berahi, biasanya alat kelaminnya akan menjadi bengkak. Pembengkakan ringan ini tidaklah nyaman, dan kemungkinan akan menyebabkan kucing Anda untuk menjilat area tersebut secara terus-menerus. Pembengkakan ringan ini tidak akan terlihat oleh orang awam, jadi jangan berharap Anda dapat melihat perbedaan fisiknya.


  1. Kucing akan menghilang sementara

Bahkan kucing peliharaan pun akan menghilang sementara ketika sedang berahi. Jika kucing jantan tidak datang ketika “dipanggil” kucing betina, maka kemungkinan kucing betina akan pergi berpetualang untuk satu atau dua hari guna mencari kucing jantan untuk dirinya sendiri. Jika kucing Anda tidak dikebiri dan Anda tidak ingin dia bunting, maka masukkan kucing Anda di dalam ruangan selama dia sedang dalam masa berahi dan kunci pintunya sehingga kucing jantan tidak bisa masuk.


  1. Bulu Terlihat Bersinar

Perubahan yang muncul pada bulu tubuhnya. Perubahan tersebut adalah warna atau penampakan bulu tubuh yang dimiliki oleh kucingmu akan terlihat seolah-olah menjadi bersinar dan tidak seperti bulu kucing pada umumnya. Perubahan warna ini dapat disebabkan karena adanya sekresi hormon-hormon tertentu yang menyebabkan bulu kucing terlihat seperti bersinar.


  1. Menurunnya nafsu makan

Selain mendapati beberapa perubahan tingkah laku, kucing yang sedang ingin kawin juga akan mendapati perubahan tingkah laku lainnya, yakni menurunnya nafsu makan yang dimiliki oleh kucingmu. Akan tetapi, ciri-ciri yang satu ini agaknya masih sulit untuk dipakai sebagai ciri-ciri utama bahwa kucingmu sedang ingin kawin, karena penurunan nafsu makan kucingmu dapat pula diakibatkan karena kondisi lain seperti, kehamilan, sakit, muntah dan berbagai penyebab lainnya.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika kamu melihat ciri-ciri lainnya dan memeriksakan kucing anda ke dokter terdekat jika anda ingin memastikan bahwa kucing anda benar-benar ingin kawin atau tidak. Jika akibatnya adalah muntah, pelajari apa saja penyebab kucing muntah  yang mungkin terjadi pada kucingmu dan juga cara mengatasi kucing muntah sehingga anda dapat mengatasinya kelak.

Artikel Terkait:  √ Mengenal Kucing Birman

  1. Tidak Banyak Bermain

Intensitas waktu bermain akan semakin menurun dan bahkan tidak bermain sama sekali pada kucing yang sedang dalam masa ingin kawin. Ia akan menolak dan enggan bermain jika Kamu mengajaknya, bahkan dengan berbagai cara.

Untuk mengetahui secara pasti ciri-ciri kucing yang ingin kawin, anda tidak dapat melihat dari salah satu tanda saja, namun harus lebih. Kondisi tersebut mengingat beberapa kucing memang mempunyai sifat yang suka mencari perhatian dan manja.


  1. Sering Menjilat Benda Di Sekelilingnya

Kucing yang sering menjilat benda apapun belum pasti kucing anda kelaparan atau kehausan dan justru itu menjadi salah satu ciri-ciri kucing anda sedang ingin kawin.

Jadi pada saat itu, sebaiknya jauhkan semua benda maupun perabotan sekeliling rumahmu dari jangkauan kucing anda supaya tetap aman dan terjaga kebersihannya.


  1. Penyemprotan Air Kencingnya (Spraying)

Penyemprotan Air Kencingnya (Spraying) ini biasanya terjadi pada kucing jantan untuk menarik perhatian si betina. Ia akan menyemprotkan air seni ataupun yang lainnya ke tempat tertentu.

Pastinya saja itu akan sangat mengganggumu, terlebih kucing tersebut adalah tipe rumahan. Jadi, Kamu juga harus siap dan tenang dalam mengurusnya.


  1. Terlihat Lebih Aktif Daripada Umumnya

Tidak semua kucing memang memiliki kebiasaan yang sangat aktif. Jadi, perhatikan apabila kucing anda ternyata terlihat lebih aktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya apabila dibanding dengan yang lainnya.

Kondisi tersebut dapat dilihat dari pergerakannya yang semakin intens dan banyak kawasan yang ditelusurinya.


  1. Lebih Sensitif dan Agresif

Kucing yang terlihat agresif dan sensitif dari umumnya, dapat jadi tanda bahwa kucing anda sedang dalam birahi.

Ia akan sangat peka terhadap lingkungan sekelilingnya, terlebih apabila si jantan melihat betina maupun sebaliknya.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “15 Ciri-Ciri Kucing Jantan & Betina Birahi Berat Siap Kawin

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya: