√ Stroke Pada Kucing

Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat pagi semua para pecinta kucing sedunia. Saya pengasuh kucing di website Rumahkucing.co.id yang akan membagi tips-tips pada kalian untuk merawat, kasih makan, kasih vitamin, memandikan dan-lain-lain. Nah, disini saya akan membagikan buat anda dirumah dengan pembahasan materi “Wajib Tahu! Cara Mengobati Kucing yang Terkena Stroke“. Berikut dibawah ini penjelasan materinya, Check This Out…

Stroke Pada Kucing

Meskipun relatif jarang, stroke kucing adalah salah satu masalah medis paling serius yang dihadapi kucing saat ini. Stroke adalah ketika aliran darah ke otak terhambat. Gangguan darah ke otak dengan cepat mengakibatkan jaringan yang rusak. Karena otak adalah pusat komando untuk semua fungsi tubuh kucing, segala kerusakan berbahaya.

Mampu mengenali gejalanya, mendapatkan diagnosis dan memulai perawatan untuk kucing yang sedang atau mungkin terserang stroke sangat penting untuk kesehatannya. Tentu saja, mencegah stroke kucing bernilai satu pon penyembuhan!

Ciri-Ciri Stroke Pada Kucing

Mungkin kamu akan memperoleh kucingmu jadi hilang keseimbangan, kepala miring ke satu sisi, sulit jalan, bingung, disorientasi, kesulitan penglihatan, wajah jadi kaku, kebutaan sementara, hilang napsu makan, berat badan turun, atau berubah kebiasaan.


Penyebab Stroke Pada Kucing

Penyebab stroke dapat karena trauma kepala, racun, sakit penyakit tertentu, atau reaksi obat yang menyebabkan parasit untuk penyakit tertentu bermigrasi. Dua jenis stoke kucing adalah Ischemia, dimana suplay darah dan oksigen kurang ke otak. Yang kedua adalah hemorrhagic, stroke yang disebabkan pendarahan di otak. Jenis yang pertama lebih umum ditemui.

Artikel Terkait:  √ Cara Mudah Merawat Kucing yang Sedang Hamil

Untuk mengetahui secara pasti dan tepat penyebab stroke kucingmu, tidak bisa melalui tes darah, urin, atau X-ray. Yang paling baik adalah melalui CT-scan atau MRI. Mengetahui sebab pasti stroke bisa mencegah kembalinya stroke dengan lebih maksimal.


Pencegahan Stroke Pada Kucing

Kucing yang dibiarkan pergi ke luar rumah cenderung terjangkit penyakit stroke dari pada kucing yang di dalam ruangan. Karena, untuk kucing yang berada di dalam ruangan kurang rentan terhadap trauma dan terpapar rodentisida.

Mereka juga tidak akan terkena Botfly (Cuterebra), dengan begitu adalah penyebab utama Ensefalopati Hipoksik Iskemik (EHI) kucing yang merupakan migrasi larva yang menyimpang dapat kita cegah dengan menjaga kucing di dalam rumah. Melakukan hal tersebut merupakan cara mencegah Stroke yang biasa dijalankan oleh kamu.


Cara Mengobati Kucing Terkena Stroke

Berikut ini terdapat beberapa cara mengobati kucing terkena stroke, terdiri atas:

  1. Terapi oksigen untuk memperbaiki pengiriman oksigen ke jaringan otak yang rusak serta untuk meningkatkan penyembuhan.
  2. Menggunakan obat-obatan untuk mengendalikan kejang atau mengurangi tekanan di dalam tengkorak dengan catatan jika perlu saja.
  3. Manajemen keadaan yang mendasari penyakit.
  4. Memiliki hidrasi dan nutrisi yang adekuat (memenuhi syarat).
  5. Membantu kucing dengan buang air kecil, buang air besar, kebersihan, dan kenyamanan
  6. Terapi fisik untuk mengatasi defisit neurologis yang terus-menerus

Perlu Anda ingat, dalam menentukan apakah akan memulai ataupun melanjutkan perawatan terhadap kucing akan menjadi sulit, apabila kucing sudah mengalami penyakit tersebut. Akan tetapi, perlu diingat juga bahwa pemulihan terhadap kucing dalam 24 jam pertama sesudah stroke terjadi mungkin akan membuat anda cenderung melihat kucing dalam keadaan terburuknya.

Biasanya keadaan terbaik dalam pemulihan untuk kucing seperti gejala kurang parah atau sebaliknya yang relatif sehat. Tapi sayangnya, penelitian mengenai apa sebenarnya prognosis sesudah kucing mendapati penyakit tersebut belum dijalankan.

Artikel Terkait:  √ Scabies Pada Kucing

Perawatan Kucing Terkena Stroke

cara perawatan kucing yang stroke adalah dengan mengembalikan kadar air yang hilang dalam tubuh kucing. Menjaganya tetap makan. Menjaga kucing tetap hangat dan kering dan melapisi tempat tidurnya dengan sesuatu yang menyerap dan diganti secara berkala.

Kucing juga perlu dibalik arah tidurnya secara berkala untuk menghindari pegal dan kesemutan, dan mencegah lembab karena kena urin sendiri. Jangan lupa “dijemur” 15 menit setiap pagi sebelum jam 9, dan melakukan fisioterapi setiap pagi untuk menggerakkan otot-ototnya yang kaku.


Sekian Penjelasan Materi Pada Pagi Hari Mengenai “Wajib Tahu! Cara Mengobati Kucing yang Terkena Stroke

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing …!!!


Baca Artikel Lainnya: